suatu perjalan hidup yang tak pernah terduga duga, mengalir tanpa ada bongkahan batu yang terhalang.
aku bukanlah seorang yang terkenal bahkan tak banyak orang yang mengenalku, berjalan lurus bukanlah pilihan hidupku, menuruti kata orang itu juga bukan mauku. aku hanya tau, aku cukup bergerak, dan aku tak seburuk yang kau pikir. langkah demi langkah terlewati, detik demi detik tlah terlampaui.
disinilah aku yang berhak menentukan hidupku, akulah yang tau tentang hatiku.
aku enggan, aku tolak, aku tak mau dengan semua itu, aku punyalah pilihan.
Iya dia, dia yang terpandang jelek dimata orang, dia yang dulu tak pernah ku kenal sama sekali, melihat bahkan hanya melihatnya, namun dia berhasil yah he is winner, hanyalah sekejap dia mampu merenggut gumpalan darah kecil yang 99% nya perasaan. usianya 24 tahun terjarak 7 tahun dengan ku, tak tampan memang hitam, kecil, terserahlah orang mau kata apa? yang jelas pilihanku ya itu. aku tak lihat dia darii apapun yang ia punya aku melihatnya sederhana, dia mampu membuatku nyaman, dia untuk mampu menenangkanku.
sampai saat ini akupun yakin bahwa dialah yang memang tlah tertuliskan untukku, dialah yang tlah dituntut membimbingku, mengajariku hal-halng yaang tak pernahku tahu sebelumnya,
hingga aku belajar dewasa dari sifatnya, hingga aku mengerti apalah arti saling percaya.
Minggu, 01 Mei 2016
perjalananku
21.38
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar