Bintang yang merindukan sang Bulan
Hari
itu langit memang tak seindah dari hari hari sebelumnya,
Bintang resah, hari ini dia tidak melihat sang Bulandia
takut “Dimanakah sang bulan?”.
Perasaan itu semakin menjadi jadi,,
senyum yang biasanya hadir kini hilaang tanpa sebab..
Siangpun berlalu,, bergantilah
dengan angin malam yang sangat menusuk ... bintang menatap langit diapun
terkejut kemanakah larinya bintang dan Bulanyang malam ini tak menerangi bumi.
Perrlahan air mata sang bintang itu jatuh entah kenapa? Dia bingung, “ Tuhan
ada apa ini,, semua ini bertanda apa?? “ rasa takut itu semakin meluap...
Kemanakah sang Bulan?? Tuhan
jagakan bulan, lindungilah setiap langkah kakinya.
Malampun semakin larut ,, tak bisa
tidur memang.
Sang surya kini mulai mengintip,
intipan yang begitu manis tapi sayang hati Bintang saat itu sedang GALAU. Pagi
yang terang kini berubah menjadi kelam,,
Tak semangat hari itu, kemanakah
senyum sang Bulan, hati semakin kacaau...
Sore
pun hampir habis, namun bintang tak juga menemukan bulan. BULANkemana?
Malampun datang, lagi laagi Bulanbersinar
terang,, bintang hanyalah bisa memandangi Bulanpurnama itu dengan seorang diri
tanpa sang Bulan,, Bulankemanakaah dirimu?
Sampai kapan aku haruss menanti
datangnya dirimu?? Diri indah itu.
Bintang memutuskan untuk tidur saja,, tak bermimpi.
Sekian beberapa hari Bulantak ada
kabar,, tiba tiba datanglah sosok lelaki, sosok yang dia kenali, yah benar
sosok itu BULAN,, sosok yaang selama ini dia nanti....
Senyum itu kembali hadir, hadir
dalam hidup bintang. Bintang yang selama ini kelam kini dia mulai menampakkan
sinarnya.. senyum manis itu mulai muncul lagi. Yeahh bintang tak lagi
seendiri......
Waktu
terus melangkah tiada henti. Tatapan kosong dalam matanya...
Pagi itu menyapanya, bintang hanya
bisa diam dan menatap kearah sana, disana aada Bulan
bintang hanya bisa memandangnya
dari jauh saat dia mencuci mobil saat dia mengelap kaca, dia hanyalah bisa
memandangnya .... ingin rasanya menyapa tapi bintang takut, takut dengan orang
disekelilingnya. Cercaan dari mereka satu persatu menghampiri tubuhnya yang
lemah luapan air mata itu tak kuasa terbendung lagi...
mungkin yang dialami oleh sang Bulanlebih
berat, bintang tau itu tapi kenapa Bulan tak pernah cerita sediktpun tentang
hal itu.
Bulan
sosok pria yang luar biasa hebatnya sampai bintangpun enggan melepaskan bulan.
Bintang selalu berfikir bahwa bulanlah pelabuhan terakhirnya. Tak terbayang
sebelumnya sedikitpun tak ada tanda tanda tapi Allah berkehendak lain, Allah
mempertemukan mereka dengan jalan yang begitu indah, rrutee yang belum dia
temukan sebelumnya. Kekuasaan Allah yang memang luarbiasa yang tak seorangpun
bisa mencegahnya. Siapapun takkan pernah ada yang bisa mencegahnya. Bintang
teringgat bahwa dia meminta seorang malaikat, dan kini malaikat itu hadir yaitu
bulan.
Bulan berhasil mendapatkan hati
sang bintang, meski saat ini mereka haruslah saling berjuang.
Aku yakin dialah IMAMKU J






0 komentar:
Posting Komentar