gelap tak terduga
angin pun sedemikian menerpa
lemahnya tubuh yg menahan
semuaa beben hidup
seakan tak bernyawa lagi
langkah kaki ku kedepan
mencobaa mencari satu tittik peenerangan
jauhku melangkah,,
cucuran keringat yang menetes
seperti hujan yang turun dari langit,
gelap seorang diri
tanpa caahaya.
Rabu, 21 Januari 2015
setitik cahaaya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar