Sabtu, 06 Mei 2017

Sebuah kisah manis dari hati sebelah

Ya... Kita pernah bertemu sekali, berjumpa dalam malam yang agung, yang ku ingat kamu memakai kaos Gus Dur mu itu... Memakai jaket alamamatermu itu... Sekali Dua kali kumenatapmu, mengagum pada diri yang teramat agung, junpaku padamu bukanlah suatu kebetulan, tapi ini bagian dari sekenario Allah. Teramat sombong dirimu, sangatlah angkuh, pandangan awalku. Tapi Ketika ku menginjak ke sekenario berikutnya.... Amazing... Kamu teramat menarik tuk dimiliki, detikpun tak terhenti sampai disini,sekenario itu tetap berputar. Hinggaku sadar bahwaku mulai menyimpan rasa... Ah sudahlah.. Kamu teramat tinggi tuk kuraih, kamu teramat sempurna tuk bersanding dengan ku. Aku benar benar pesimis hingga pada Akhirnya pun Allah menuliskan sekenarionya lagi... Dimana aku Dan kamu saling bersama, berbonceng menyusuri indahnya alam ini, dimana aku Dan kamu saling menyimpan tawa, kenangan indah. Layaknya insan yang lain, kata demi Kata mulai berani kau lontarkan, aku sangat teringat 25 januari 2017 " kuharap ini tidak terlalu cepat, ini atas ketidakmampuanku menahan rasa yang membuatku setengah sekarat, bismillahkucobamengucap. sebuah Kata yang sempat tersimpan dalam ruang yang pengap, yang harus terungkap biarlah terungkap, biarlah aku tetap menjadi aku Dan kamu tetaplah menjadi kamu, namun terbesit sebuah harap dalam dada semoga aku Dan kamu bisa menjadi kita. Maaf beribu maaf jikalau aku terkesan lancang mengucap. AKU MENCINTAIMU, aku gak butuh jawabanmu yang terpenting Kata ini Sudah keluar dari hatiku. Maaf "
Hingga kini ku selalu mengingat itu, sesekali rasa gelisah, rasa ragu, rasa tak percaya itu menyapaku...
Ah sudahlah...
Kulapangkan hatiku tuk tetap mempercayaimu, ku ikhlaskan hatiku tuk selalu menantimu, terkadang tak semua biji jeruk itu tenggelam dalam air, halnya kisah cintaku yang kian mengambang. Alangkah eloknya hatiku, yang mampu belajar memahami mu, yang setia menunggu kepastian darimu. AKU MENCINTAIMU عفيف الهامي

Kamis, 16 Juni 2016

1 juni 2016

ketika aku mencoba menyapa senjaku
begitu banyak orang yang menghalangi
langkahku..
aku terbawa semu
aku mengalir tanpa arus
sajak sajak yang tertulis
lenyap tak berdebu
ribuan riuh pun terganti sunyi....

Minggu, 01 Mei 2016

perjalananku

suatu perjalan hidup yang tak pernah terduga duga, mengalir tanpa ada bongkahan batu yang terhalang.
aku bukanlah seorang yang terkenal bahkan tak banyak orang yang mengenalku, berjalan lurus bukanlah pilihan hidupku, menuruti kata orang itu juga bukan mauku. aku hanya tau, aku cukup bergerak, dan aku tak seburuk yang kau pikir. langkah demi langkah terlewati, detik demi detik tlah terlampaui.
disinilah aku yang berhak menentukan hidupku, akulah yang tau tentang hatiku.
aku enggan, aku tolak, aku tak mau dengan semua itu, aku punyalah pilihan.
Iya dia, dia yang terpandang jelek dimata orang, dia yang dulu tak pernah ku kenal sama sekali, melihat bahkan hanya melihatnya, namun dia berhasil yah he is winner, hanyalah sekejap  dia mampu merenggut gumpalan darah kecil yang 99% nya perasaan. usianya 24 tahun terjarak 7 tahun dengan ku, tak tampan memang hitam, kecil, terserahlah orang mau kata apa? yang jelas pilihanku ya itu. aku tak lihat dia darii apapun yang ia punya aku melihatnya sederhana, dia mampu membuatku nyaman, dia untuk mampu menenangkanku.
sampai saat ini akupun yakin bahwa dialah yang memang tlah tertuliskan untukku, dialah yang tlah dituntut membimbingku, mengajariku hal-halng yaang tak pernahku tahu sebelumnya,
hingga aku belajar dewasa dari sifatnya, hingga aku mengerti apalah arti saling percaya.

Senin, 07 September 2015

Bintang yang merindukan sang bulan

Bintang yang merindukan sang Bulan
            Hari itu langit memang tak seindah dari hari hari sebelumnya,
Bintang  resah, hari ini dia tidak melihat sang Bulandia takut “Dimanakah sang bulan?”.
Perasaan itu semakin menjadi jadi,, senyum yang biasanya hadir kini hilaang tanpa sebab..
Siangpun berlalu,, bergantilah dengan angin malam yang sangat menusuk ... bintang menatap langit diapun terkejut kemanakah larinya bintang dan Bulanyang malam ini tak menerangi bumi. Perrlahan air mata sang bintang itu jatuh entah kenapa? Dia bingung, “ Tuhan ada apa ini,, semua ini bertanda apa?? “ rasa takut itu semakin meluap...
Kemanakah sang Bulan?? Tuhan jagakan bulan, lindungilah setiap langkah kakinya.
Malampun semakin larut ,, tak bisa tidur memang.
Sang surya kini mulai mengintip, intipan yang begitu manis tapi sayang hati Bintang saat itu sedang GALAU. Pagi yang terang kini berubah menjadi kelam,,
Tak semangat hari itu, kemanakah senyum sang Bulan, hati semakin kacaau...

            Sore pun hampir habis, namun bintang tak juga menemukan bulan. BULANkemana?
Malampun datang, lagi laagi Bulanbersinar terang,, bintang hanyalah bisa memandangi Bulanpurnama itu dengan seorang diri tanpa sang Bulan,, Bulankemanakaah dirimu?
Sampai kapan aku haruss menanti datangnya dirimu?? Diri indah itu.
Bintang  memutuskan untuk tidur saja,, tak bermimpi.
Sekian beberapa hari Bulantak ada kabar,, tiba tiba datanglah sosok lelaki, sosok yang dia kenali, yah benar sosok itu BULAN,, sosok yaang selama ini dia nanti....
Senyum itu kembali hadir, hadir dalam hidup bintang. Bintang yang selama ini kelam kini dia mulai menampakkan sinarnya.. senyum manis itu mulai muncul lagi. Yeahh bintang tak lagi seendiri......

            Waktu terus melangkah tiada henti. Tatapan kosong dalam  matanya...
Pagi itu menyapanya, bintang hanya bisa diam dan menatap kearah sana, disana aada Bulan
bintang hanya bisa memandangnya dari jauh saat dia mencuci mobil saat dia mengelap kaca, dia hanyalah bisa memandangnya .... ingin rasanya menyapa tapi bintang takut, takut dengan orang disekelilingnya. Cercaan dari mereka satu persatu menghampiri tubuhnya yang lemah luapan air mata itu tak kuasa terbendung lagi...
mungkin yang dialami oleh sang Bulanlebih berat, bintang tau itu tapi kenapa Bulan tak pernah cerita sediktpun tentang hal itu.

            Bulan sosok pria yang luar biasa hebatnya sampai bintangpun enggan melepaskan bulan. Bintang selalu berfikir bahwa bulanlah pelabuhan terakhirnya. Tak terbayang sebelumnya sedikitpun tak ada tanda tanda tapi Allah berkehendak lain, Allah mempertemukan mereka dengan jalan yang begitu indah, rrutee yang belum dia temukan sebelumnya. Kekuasaan Allah yang memang luarbiasa yang tak seorangpun bisa mencegahnya. Siapapun takkan pernah ada yang bisa mencegahnya. Bintang teringgat bahwa dia meminta seorang malaikat, dan kini malaikat itu hadir yaitu bulan.
Bulan berhasil mendapatkan hati sang bintang, meski saat ini mereka haruslah saling berjuang.



Aku yakin dialah IMAMKU J

Rabu, 21 Januari 2015

setitik cahaaya

gelap tak terduga
angin pun sedemikian menerpa
lemahnya tubuh yg menahan
semuaa beben hidup
seakan tak bernyawa lagi
langkah kaki ku kedepan
mencobaa mencari satu tittik peenerangan
jauhku melangkah,,
cucuran keringat yang menetes
seperti hujan yang turun dari langit,
gelap seorang diri
tanpa caahaya.